16 Rekomendasi Cakada Jatim PDI Perjuangan Turun Akhir Juni

"DPC dan DPD PDI Perjuangan sudah lakukan survey, hasilnya sudah diserahkan dan sedang diproses DPP, akhir Juni atau awal Juli akan segera turun," kata Deni saat diwawancarai sbo.co.id, Rabu (17/6/2020).

16 Rekomendasi Cakada Jatim PDI Perjuangan Turun Akhir Juni
Foto : Deni Wicaksono S.Sos, saat mengikuti acara PDI Perjuangan

Surabaya, Jawa Timur - Dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020,  Setidaknya ada 19 Kabupaten/kota di Jawa Timur yang menghelat hajatan demokrasi 5 tahunan ini.

Dari 19 daerah yang menggelar Pilkada, PDI Perjuangan sebelumnya telah mengeluarkan 3 rekomendasi calon kepala daerah yang akan diusung yaitu Ngawi, Sumenep dan Kabupaten Malang. Sehingga masih tersisa 16 rekomendasi calon kepala daerah yang belum turun.

Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono mengatakan untuk 16 daerah yang tersisa rencananya akan turun pada akhir bulan Juni atau awal bulan Juli ini.

"DPC dan DPD PDI Perjuangan sudah lakukan survey, hasilnya sudah diserahkan dan sedang diproses DPP, akhir Juni atau awal Juli akan segera turun," kata Deni saat diwawancarai sbo.co.id, Rabu (17/6/2020).

Deni juga menyampaikan dari 16 rekomendasi yang akan segera turun tersebut, DPP PDI Perjuangan pada Minggu (14/6/2020) telah memanggil 4 kandidat calon kepala daerah.

Keempat kandidat tersebut adalah putra Sekretaris Kabinet RI, Hanindhito Himawan Pramono, petahana Wali Kota Blitar, Santoso, petahana Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dan petahana Bupati Blitar, Rijanto.

Baca juga : Nasdem ingin Awey dampingi MA di Pilawali Surabaya

Meski demikian dari 16 daerah di Jawa Timur, setidaknya 4 daerah yang masih perlu dilakukan komunikasi dengan beberapa parpol lain dikarenakan secara syarat kursi parlemen partai berlambang banteng moncong putih tersebut tidak memiliki kursi yang cukup untuk mengusung. Daerah tersebut yaitu Kabupaten Pacitan, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

“Ada 4 daerah yang masih memerlukan komunikasi dengan parpol lain karena syarat kursi parlemen kita tidak mencukupi untuk mengusung sendiri,” kata Deni yang juga anggota DPRD provinsi Jatim.

Seperti diketahui KPU telah menetapkan untuk Pilkada serentak 2020 digelar pada 9 Desember 2020, mundur 3 bulan akibat pandemi Covid -19. Sedangkan untuk pendaftaran pasangan calon telah ditetapkan pada tanggal 4-6 September 2020. (Bg)