Nantinya, Ini Skenario Dispendik Jatim Untuk Daerah Zona Hijau

“Hingga hari ini menurut Dokter Joni (Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim) di Jawa Timur belum ada zona hijau,” kata Wahid saat dihubungi sbo.co.id, Selasa (16/6/2020).

Nantinya, Ini Skenario Dispendik Jatim Untuk Daerah Zona Hijau
Foto : Wahid Wahyudi (Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur)

Surabaya, Jawa Timur - Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang memperbolehkan aktifitas belajar tatap muka untuk daeah zona hijau direspon oleh daerah, tidak terkecuali dengan Jawa Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) Wahid Wahyudi mengatakan saat ini untuk wilayah Jawa Timur belum ada yang masuk dalam kategori zona hijau. Hal ini sesuai keterangan yang didapat dari Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim.

“Hingga hari ini menurut Dokter Joni (Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim) di Jawa Timur belum ada zona hijau,” kata Wahid saat dihubungi sbo.co.id, Selasa (16/6/2020).

Baca juga : Selama Pandemi di Jatim, hotel dan resto paling banyak mem - PHK Karyawan

Meski Jawa Timur masih melihat kondisi perkembangan Covid-19, Dispendik Jatim telah merumuskan berbagai skenario jika Jawa Timur masuk zona hijau. Dengan sistem sif membagi separuh siswa yang masuk sekolah dengan yang belajar di rumah.

“Dari jumlah total siswa dalam kelas sebanyak 36 siswa akan dibagi separuh, hanya ada 18 siswa dalam kelas sedangkan sisanya belajar dari rumah, dan itu bergantian setiap minggunya,” ujar Wahid yang pernah menjabat Kepala Dinas Perhubungan Jatim ini.

Namun demikian, Wahid menegaskan bahwa Pemprov Jawa Timur tetap konsisten melaksanakan kalender pendidikan.

“Pemprov Jatim konsisten melaksanakan kalender pendidikan. Saat ini sedang dilakukan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA dan SMK secara online, oleh karena itu diharapkan bagi para peserta didik baru untuk melengkapi dokumen asli. Untuk kemudian dokumen tersebut diverifikasi oleh sekolah setelah masa Covid-19 berakhir.” Lanjut Wahid. (Bg)