Saliva Based PCR Test, Identifikasi Covid - 19 dengan Air Liur

National Hospital secara resmi menghadirkan layanan Saliva Based PCR Test dan Antibody RBD di Surabaya. Kedua tes ini memiliki 2 fungsi yang berbeda. Yang pertama adalah Saliva Based PCR Test. Dengan metode ini, pasien tidak perlu lagi merasakan ketidaknyamanan proses swab melalui rongga hidung dan mulut.

Saliva Based PCR Test, Identifikasi Covid - 19 dengan Air Liur
Keterangan foto : Proses Saliva Base PCR di National Hospital Surabaya. Foto | Ist

SBO.CO.ID, SURABAYA - Kasus Covid-19 terus menunjukkan peningkatan setiap harinya, walau upaya vaksinasi terus digencarkan. Hal ini juga disertai permasalahan mengenai tidak meratanya proses testing dan tracing yang dilakukan di daerah-daerah di Indonesia. Untuk mengatasi hal ini, maka diperlukan suatu infovasi dan terobosan baru sehingga fasilitas testing dan tracing dapat dilakukan secara komprehensif dan terukur. Dengan perbaikan ini, data yang dimiliki Pemerintah dan masyarakat dapat semakin baik dan memudahkan menyusu strategi penanganan dan pemulihan nasional. Menjawab kebutuhan ini, National Hospital berinovasi menghadirkan layanan Saliva Based PCR Test dan Antibody RBD bagi masyarakat.

Membuka tahun yang baru, National Hospital secara resmi menghadirkan layanan Saliva Based PCR Test dan Antibody RBD di Surabaya. Kedua tes ini memiliki 2 fungsi yang berbeda. Yang pertama adalah Saliva Based PCR Test. Dengan metode ini, pasien tidak perlu lagi merasakan ketidaknyamanan proses swab melalui rongga hidung dan mulut. Cukup dengan meludah sesuai instruksi, maka tes sudah bisa dilakukan.

Selain itu, tes ini lebih ramah terhadap anak-anak dan balita, dibanding proses swab yang memberikan rasa tidak nyaman. Untuk prosesnya, peserta tes diminta puasa total minimal 1 jam sebelum tes. Peserta diharapkan untuk tidak makan, minum, merokok, maupun menggunakan produk kesehatan mulut seperti pasta gigi dan obat kumur. Hal ini untuk menjaga validitas tes dan akurasi hasil yang keluar. Hasil dapat diketahui segera dalam 24 jam pasca tes dilakukan. Lalu untuk layanan kedua yang baru saja dirilis oleh National Hospital adalah Antibody RBD Test.

Layanan ini berguna bagi para penyintas maupun penerima vaksin untuk mengukur kadar antibodi yang telah dimiliki tubuh. Untuk sampel berbasis darah yang diambil melalui vena lengan. Dengan mengetahui kadar efektif antibodi ini, diharapkan peserta tes dapat melakukan upaya-upaya preventif agar tubuh mereka tetap sehat. Selain itu, peserta dapat mengetahui peningkatan kadar antibodi jika melakukan tes secara rutin. Kedua layanan ini memberikan opsi yang lebih luas kepada masyarakat untuk melakukan tes sesuai kebutuhan.

Selain itu, untuk memperluas jangkauan pelayanan tes, National Hospital juga akan membuka SWAB Center di salah satu lokasi di Surabaya.

SWAB Center ini diharapkan dapat memberikan aksesibilitas yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya di wilayah Surabaya, untuk menjalani tes terkait Covid-19. Upaya-upaya ini dilakuakn untuk mendorong penanganan pandemi yang lebih baik dan memberikan pelayanan yang terdepan bagi masyarakat.