Mengandung Mikro Plastik, Air Kali di Surabaya Tercemar

“Ketika  bahan – bahan terikat di mikro plastik itu masuk ke dalam tubuh maka limbah yang menumpang di mikro plastik itu akan turun sehingga itu akan dapat mengganggu proses – proses yang ada  dalam tubuh, “ lanjut Andreas.

Mengandung Mikro Plastik, Air Kali di Surabaya Tercemar
Gambar Foto : Andreas, Peneliti mikro plastik Ecoton sedang meneliti air kali Surabaya | Doc.sbo.co.id

SBO.CO.ID, SURABAYA – Kondisi air kali Surabaya tercemar. Hal ini seperti yang disampaikan oleh  Andreas, peneliti mikro plastik Ecoton. Andreas mengatakan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pihaknya ditemukan bahwa kandungan dalam air kali di Surabaya mengandung mikro plastik.

“kita sudah mengidentifikasi kita sudah temukan dua bentukan fiber, yang  merah sama biru kalau kita bilang itu rapid testnya, kita sudah ada hasil. Hasil penelitian kita terkahir mulai dari Melirip sampai ke Petekan itu perliternya kira- kira akan kita temukan empat sampai lima partikel,” kata Andreas saat diwawancrai oleh sbotv dalam program Laporin Aja, Kamis (2/7/2020).

Menurut andreas mikro plastik cukup berbahaya, karena kandungan mikro plastik bersifat mengikat zat- zat yang ada disekitarnya sehingga mampu mengikat zat kimia yang mencemari kali Surabaya.

Gambar Foto : Hasil penelitian tangkapan teleskop air kali Surabaya yang mengandung mikro plastik | Doc. Sbo.co.id

“Ketika bicara mikro plastik itu adalah ada dua bahaya yang ada disana yaitu bahaya mikro plastik itu sebagai bentukan plastik  yang mengandung bahan kimia yang kedua adalah ikatan bentukan mikro plastik bersifat terbuka sehingga dia (mikro plastik) akan mengikat semua zat - zat yang ada di sekitarnya.  Kalau dia berada di lingkungan yang sangat tercemar kayak di kali Surabaya ada limbah industri, logam berat,  diterjen dan pestisida si mikro plastik itu akan mengikat disana,” tambah Anderas.

Pencemaran kali di Surabaya mengandung mikro plastik  menjadi ancaman bagi kesehatan warga Surabaya jika masuk ke dalam tubuh.  

“Ketika  bahan – bahan terikat di mikro plastik itu masuk ke dalam tubuh maka limbah yang menumpang di mikro plastik itu akan turun sehingga itu akan dapat mengganggu proses – proses yang ada  dalam tubuh,“ lanjut Andreas. (Hen/ Bg)